Sunday, July 25, 2010

Pengertian Informasi

Pengertian Informasi
Informasi merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjadi sistem yang lemah dan mudah berakhir. Informasi juga berfungsi sebagai bahan masukan bagi top manajemen dalam pengambilan keputusan.
Menurut Lucas dalam Jogiyanto ( 1997 : 24 ) Informasi adalah: “Kenyataan yang tampak maupun yang tidak tampak yang tersedia untuk mengurangi ketidakpastian tentang beberapa keadaan atau kejadian”.
Menurut Burch dan Grudnitski dalam Jogiyanto ( 1999 : 23 ) Informasi adalah :” Data yang telah diletakan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan didalam pembuatan keputusan”.
Menurut Jogiyanto ( 1999 : 3 ) Informasi adalah : “Data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya”.

Informasi bersumber kepada data dan diolah untuk menghasilkan informasi yang berkualitas dan bernilai. Nilai informasi menurut Jogiyanto ( 1999 : 696 ) dapat ditentukan dari manfaat dan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut sedangkan kualitas informasi tergantung tiga hal, yaitu :
a. Informasi harus akurat ( accurate )
Artinya informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan yang tidak biasa dan menyesatkan. Informasi harus dapat menjelaskan dan mencerminkan maksudnya. Keakuratan informasi sangat penting karena kadang kala sumber informasi sampai ke penerima sering kali terjadi gangguan yang dapat merusak keakuratan informasi.
b. Informasi harus tepat waktu (Timeliness)
Artinya informasi yang diajukan ke penerima tidak boleh datang terlambat sebab informasi yang sudah usang tidak mempunyai nilai lagi.
c. Informasi harus relevan
Relevan artinya informasi itu harus bermanfaat dalam penggunaannya. Informasi harus dapat membantu top manajemen dalam pengambilan keputusan.
Kesimpulan dari pengertian informasi yaitu data yang telah diolah dan digunakan untuk tujuan informatif atau kesimpulan, argumentasi atau dasar untuk peramalan dalam pengambilan keputusan.

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI
2.1.1 Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (sustema) dan bahasa Yunani (systema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Menurut Davis dalam Jogiyanto ( 1997 : 3 ) Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema yang berarti : “Kumpulan dari bagian yang saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya serta mempunyai suatu tujuan atau sasaran tertentu”.
Menurut Sutabri ( 2003 : 9 ) Sistem adalah : “ Sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu”.
Menurut Jogiyanto ( 1999 : 4 ) Sistem adalah : ”Jaringan dari pada elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut ”.

Menurut Jogiyanto ( 1999 : 684 ) Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu :
1. Komponen Sistem
Suatu sistem mempunyai komponen sistem (components) yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan.
2. Batas Sistem
Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan.
3. Lingkungan Luar Sistem
Lingkungan Luar (environmenst) dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
4. Penghubung sistem
Penghubung (interface) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem-subsistem ke subsistem lainnya.
5. Masukan sistem
Masukan (input) adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).
6. Keluaran Sistem
Keluaran (output) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem. Misalnya untuk sistem komputer.
7. Pengolahan Sistem
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
8. Sasaran Sistem.
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

Kesimpulan dari pengertian sistem adalah kumpulan dari sejumlah komponen yang disusun saling berkaitan dan saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...